Papeda, Makanan Orang Papua

Ketika berkunjung ke suatu daerah di Nusantara ini, apakah keperluan jalan-jalan, sekolah, dan bekerja, sempatkanlah untuk mencicipi makanan khasnya. Keanekaragaman jenis makanan yang ada dari ujung Sabang hingga Merauke merupakan bukti kekayaan tanah air kita.

Setelah puas menikmati makanan Lombok selama internship setahun lalu, kini saya ingin mencoba apa yang ada di Papua. Mungkin tidak banyak makanan khas yang bisa ditemukan di pulang paling timur Indonesia ini. Maklum, kebiasaan orang Papua bukanlah bercocok tanam—amat jarang ditemukan sawah di Papua, kecuali di permukiman transmigran. Petugas laboratorium yang merupakan orang asli orang Teluk Bintuni mengamininya. “Orang Papua lebih suka berburu,” katanya. Sampai sekarang pun orang-orang asli Papua masih berburu dan mengambil sayur dan buah-buahan dari hutan untuk mengisi perut. Bahan-bahan makanan yang ada di pasar kebanyakan kiriman dari kapal yang berlayar dari Jawa.

Makanan asli orang Papua ialah Papeda. Terbuat dari tepung sagu yang dilarutkan dalam air mendidih, bentuk papeda seperti lem kanji. Konsistensinya kenyal dan agak lengket—benar-benar seperti lem—dan berwarna putih-bening. Karena tebuat dari sagu, papeda memiliki kandungun nutrisi berupa glukosa dan serat sehingga ia cocok menjadi makanan pokok selain nasi. Rasa papeda memang hambar. Namun, umumnya makanan ini dinikmati bersama dengan ikan kuah kuning.

Papeda

Papeda

Papeda Dimakan Bersama Ikan Kuah Kuning

Papeda Dimakan Bersama Ikan Kuah Kuning

Selama berada di Teluk Bintuni, papeda tidak pernah saya temukan di warung makan. Selain tidak bercocok tanam, tampaknya masyarakat Papua juga tidak memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Kebanyakan yang membuka toko atau warung ialah para pendatang yang merupakan orang Jawa atau Makasar. Alhasil, makanan yang dijual kebanyakan di Teluk Bintuni ialah pecel ayam goreng dan coto….Jadi, papeda merupakan masakan rumahan. Selain itu, papeda juga biasanya disajikan ketika ada acara jamuan makan-makan.

Ya, papeda ikan kuah kuning merupakan makanan khas Papua. Jika suatu waktu berkesempatan mengunjungi tanah Papua, jangan lupa untuk mencicipinya ya 🙂

Advertisements
Categories: catatan perjalanan | Tags: , , , , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Papeda, Makanan Orang Papua

  1. Jangan salahkan orang pinggiran jika mereka terbelakang, salahkan kita yg selalu meminggirkan urusan mereka.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: